Kenapa Harus Pakai Calo Untuk membuat Sim? - Laros Pos

Portal Segala Informasi

Tuesday, June 13, 2017

Kenapa Harus Pakai Calo Untuk membuat Sim?


Kita ketahui akhir-akhir ini atau di era presiden jokowi untuk pembuatan Sim sangat diperketat. Berbeda di era-era  sebelumnya yang sedikit longgar para calo pembuat Sim mencari konsumennya.

Satgas Siber pungli yang di bentuk kepolisian membuat para calo ketar-ketir. Sebelum adanya satgas ini para calo biasanya berseliweran di mana-mana, namun sekarang mereka bekerja secara sembunyi-sembunyi dan rapi. ada yang bilang sekarang sudah tidak ada calo! kata siapa tidak ada calo?

Nah dari judul di atas kenapa harus pakai calo untuk pembuatan Sim, Mohon maaf hal ini tidak untuk di tiru dan melanggar aturan. postingan ini adalah sepenggal cerita kenapa saya terpaksa memakai jasa Calo.

Saya adalah pekerja perantaun asal banyuwangi yang bekerja di surabaya. kebetulan waktu ada Razia Polisi saya terkena Tilang dua kali. Alasan yang pertama kena tilang adalah karena saya Lupa kalau Sim Saya Mati hehehe maklum lima tahun sekali dan kemungkinan besar banyak lupanya untuk ngecek Sim Hidup atau sudah kadaluarsa. alasan yang kedua adalah Sim saya tertinggal dan itupun juga percuma wong Sim saya sudah mati alias masa aktif sudah tidak berlaku hehehe.

Dari kejadian itu saya berfikiran untuk pulang kampung mengurus Perpanjangan Sim. berhubung saya kerja ikut orang saya pun hanya di beri waktu 2-3 hari untuk mengurus Sim Di banyuwangi.

dari pengalaman sebelumnya satu hari sudah cukup untuk mengurus Sim, karena sebelumnya saya juga pernah mengalami hal yg sama yaitu Sim saya mati dan dengan mudah ikut test ulang. 

Berhubung Sim saya Sudah tidak berlaku lagi Maka otomatis saya membuat Sim Baru, hal ini sangat berbeda pada waktu sim saya mati pada saat itu. ya sudahlah ikutin aja mungkin peraturan baru. 



Syarat pembuatan Sim C baru Sebagai berikut:
  • Menunjukkan KTP Asli dan Foto KTP 2-3 lembar
  • Mengambil Formulir Pendaftaran
  • Cek kesehatan Bayar Rp 25.000
  • Bayar Bank Untuk SIM A Rp 120.000. Untuk Sim C Rp 100.000
  • Mengikuti Ujian praktek dan ujian teori
  • Kalau Lulus langsung Foto dan tanda tangan untuk pembuatan Sim anda
Untuk Perpanjangan SIM A dan Sim C
  • Harus ada surat cek kesehatan di Dokter atau puskesmas
  • Ngisi formulir 
  • Bayar Rp 75.000 untuk Sim C dan Rp 80.000 untuk SIM A
  • Tunggu anttrian Foto dan tanda tangan SIM
mungkin persyaratan diatas sudah cukup bagi teman-teman yang ingin membuat sim baru maupun perpanjangan.

Nah setelah saya melengkapi data diatas saya diarahkan untuk cek kesehatan. saya pergi ke klinik polres setempat dan saya terkaget-kaget begitu banyaknya antrian. setelah menunggu dua jam saya pun dipanggil untuk cek kesehatan dan alhamdulilah saya dinyatakan lulus.

Dari sini saya merasa janggal dimana saya melakukan antrian berjam-jam, dan saya sadar dimana yang ngecek kesehatan itu tidak jujur. saya merasa aneh ada peserta yang jelas-jelas salah melakukan tes mata malah diluluskan dan saya tahu ada tok/stempel lulus pada  Form Kesehatannya. adalagi orang yang lebih dulu masuk setelah saya untuk mendaftar malah orang dibelakang saya itu sudah dipanggil duluan. dari sini saya baru sadar betapa masifnya para calo ini melakukannya.

dengan senangnya setelah saya melakukan cek kesehatan saya pun kembali untuk mendaftar di layanan Sim setempat. setelah saya menyodorkan kelengkapan form dan Coba tebak apa yang saya dapat. 

Saya: pak ini form saya
polisi: Besok lusa hari rabo kesini lagi
saya: pak minta tolong pak diterima saya dari surabaya untuk ikut buat sim ini
polisi: urus di surabaya aja
saya: pak tolong pak kasih dispensasi karena saya sudah terlanjur pulang dan saya kerja gak bisa harus ijin-ijin terus.
polisi: maaf sudah peraturan

Dari kejadian ini saya baru tahu kalau mengurus SIM domisili luar kota Bisa untuk mengurus SIM baru atau perpanjangan tanpa harus kembali ke kampung halaman. 

Nah dari sini saya mulai berfikir apakah mungkin dalam sehari bisa untuk mengurus SIM baru dalam sehari yang di pajang di pengumuman itu. sepertinya mustahil kenapa?

Bayangkan saja untuk mengurus kesehatan saja saya sampai berjam-jam menunggu lamanya antrian dan ditolak pula. apalagi belum tes teori, tes praktek dan foto. kemungkinan Satu bulan tuh jadinya, itupun kalau lulus, kalau tidak lulus coba bayangkan sendiri hahaha.

Sebelum saya memakai jasa calo saya pun berusaha mencari informasi pada orang-orang yang sudah ikut membuat SIM rata-rata mereka gagal dan membutuhkan waktu yang sangat lama untuk membuatnya. hal ini membuat saya yakin kenapa mereka memilih calo untuk membuat SIM. contoh mereka yang bekerja ikut orang kemungkinan besar hanya di ijinkan untuk libur satu hari untuk membuat SIM, nah kalau sampai berhari-hari mereka ijin untuk membuat SIM yang ada mereka takut pada atasannya dengan berbagai alasan. dan pada akhirnya calo pun sebagai jalan pintasnya.

Dari pengalaman tersebut saya terpaksa ikut calo karena keterbatasan saya kerja ikut orang. dan kebetulan  ada seorang teman yang menawari saya Untuk Membuat SIM C baru seharga Rp 650.000 dan SIM A Rp 750.000. kalau buat dua-duanya langsung Rp 1.250.000. 

Bisa Ditebak hasilnya saya hanya ikut antrian Foto, tanda tangan dan pulang, besok SIM bisa langsung Di ambil. begitu mudah dan cepatnya memakai jalan pintas. 

hal ini semoga menjadi pelajaran bagi pemerintah bagaimana birokasinya yang menyusahkan rakyat. coba bayangkan kalau mengurus SIM dipermudah 2-3 jam mungkin rakyat tidak akan mengikuti jalan pintas dan memperkecil calo untuk berkembang biak.

Baca Artikel Lainnya:

Pengalaman ini  tidak baik untuk di tiru, mudah-mudahan ini jadi pelajaran bagi saya bahwa yang saya lakukakan ini salah, tapi berhubung terpaksa dimana lagi. sekian dan terima kasih.





No comments:

Post a Comment