Alasan Kenapa Mobil Calya Dan Sigra Knocking / Detonasi, dan mengatasinya - Laros Pos

Portal Segala Informasi

Tuesday, July 4, 2017

Alasan Kenapa Mobil Calya Dan Sigra Knocking / Detonasi, dan mengatasinya

Knocking Duet Sigra Calya

Keluhan yang sering terjadi pada mobil Calya dan Sigra adalah Ngelitik atau Detonasi (Knocking). Berbicara soal Knocking pada Duet mobil Calya dan Sigra sering menjadi pembicaraan para pemakai mobil tersebut. Hal yang sering disalahkan adalah pemakaian Bahan Bakar. banyak yang bilang Harus menggunakan BBM minimum dengan RON 92," dan RON 94 dengan merek yang berbeda pula. Namun pemakain BBM dengan RON tertentu Tidaklah Tepat.

Kalau kita berurusan dengan mobil-mobil jadul (jaman dulu) seperti Kijang Super, masalah KNOCKING ini bisa diatasi dengan memutar posisi delco Ke Na" Atau Voor.

Pengaturan Delco sendiri Sesungguhnya adalah pengaturan pengapian yang Dimana Na" adalah Memperlambat pengapian Dan Voor" adalah Sebaliknya mempercepat Pengapian. Pengapian Standart Biasanya 5 - 10 Celcius Sebelum TOP Atau Titik Mati Atas (TMA).

Dari ulasan mobil jadul tersebut, jelas sekali kalau pemakaian RON BBM yang rendah  bukan satu-satunya penyebab terjadinya Knocking atau Detonasi. Jadi penyebab timbulnya Knocking adalah waktu pengapian yang tidak tepat dan serta adanya kerak di ruang bahan bakar.

Pada Mobil Calya dan Sigra sudah tidak memakai yang namanya Delco dan yang dapat di setting Na dan Voor.
Calya Dan Sigra sudah mengadopsi teknologi modern dan sudah menggunakan sistem komputerisasi yang mendapat input dari sensor-sensor.

Dengan Sistem yang lebih modern Calya dan Sigra sudah mengetahui kapan posisi Knocking. Sensor Koncking pada mobil Calya dan Sigra terletak di blok silinder, yang memberi tahu ECU jika terjadi suara-suara aneh / Knocking. Dan selanjutnya ECU akan mengatur ulang sistem pengapian.

Kesimpulannya 

Detonasi / Knocking / Ngelitik timbul akibat terjadinya pengapian yang tidak normal. ECU bisa menyesuaikan komposisi bahan bakar dan udara dengan bantuan MAF MAP sensor. 
ECU dapat menyesuaikan waktu pembakaran yang tepat dengan bantuan Knocking sensor.

Cara Mengatasi Knocking dan cara merawatnya:

  • Cek kondisi mesin mobil secara berkala
  • Cek Filter BBM atau bahan bakar ganti jika perlu
  • Cek dan bersihkan Dengan Carbon Cleaner MAP MAF sensor agar sensor bekerja dengan baik
  • Cek dan bersihkan Knocking sensor dengan Carbon Cleaner agar sensifitas sensor bekerja dengan baik
  • Cek dan bersihkan Filter Udara
  • Reset ECU saat ganti RON BBM, setelah pembersihan sensor dan filter
  • Terakahir adalah geber rpm mobil sampai mendekati redline secara cepat dan turunkan rpm secara cepat pula. (maksimal ditahan 2 detik di rpm mendekati redline)

Tambahan Reset ECU disini adalah kontak off cabut negatif accu atau lepas sikring ECU atau cabut 2 soket di box sikring debelakang ECU. Sekian semoga membantu.


No comments:

Post a Comment